Semar Berkata Bebas
berbagi kata dengan rasa... berbagi rasa dengan hati...

Semar Ngawakwak ..... #2

Jumat, Juni 26, 2009

gambar dari www.wayanggolek.net (nuhun ah kang Cepi.... )

Akhirnya....... Semar bisa ngarenghap (bahasa : bernafas) di kesegaran dunia blog lagi setelah beberapa saat hanya ngelol (bahasa : ngongol) tak bersuara.. hehehe
Maaf, jangan dilarang nih Semar mau ngawakwak #2 tanpa mo musingin tuh para CAPRES-CAWAPRES yang lagi ribet sikut-sikutan demi sebuah contreng di bulan depan ato mo bahas Cep Micahel Jackson yang baru meninggal beberapa jam yang lalu, yang mo di wakwak-in ya ... Semar sendiri lah....


Asli... selain cuaca yang ga menentu belakangan ini, ga menentu juga rupanya perasaan ini, pergulatan batin membela sebuah idealisme dengan mudah dapat di knock out hanya dengan sebuah katebeletje dari kenyataan takdir sang Ilahi, coba bayangkan idealisme yang sudah teryakini dari semenjak Semar baligh bisa berubah menjadi sebuah idealisme nisbi (yang baru disadari sekarang) hanya dengan keniscayaan yang terjadi beberapa detik di depan mata.. wuiiih.. Maha Perkasa Engkau Sang Pemilik Segala Kekuatan, akhirnya hamba hina-Mu ini bertekuk dengan kenyataan yang Engkau paparkan di sepenggal jalan ini.
==================================================================

Baru terasa memang sekarang dampak krisis ini, beberapa pekerjaan yang semula berjalan lancar tiba-tiba meded (macet) entah dengan alasan sepi ato efesiensi... tapi seperti kata Kang Freddy Mercuri : The Show Must Go On...... so I take this change for the better future lah..... Yang ingin dikeluhkan (kalau boleh ngeluh nih...) bukan besar nominal atau wujud hasil dari usaha, tapi betapa usaha yang kita pacu bisa dengan serta merta tak berguna ketika kita sendiri tak percaya diri akan keberhasilan itu, memang pameo kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda masik logis di benak ini, tapi jika kegagalan itu berulang terus dengan irama yang sama, apakah ini bentuk lain dari ketidakmampuan... ? Wahai yang Maha Mampu..... hanya padaMu hamba bodoh-Mu ini menyerahkan kembali kegagalan dan ketidakmampuan ini, jangan biarkan si bodoh ini terus terombang-ambing dengan kebingungan yang terus meradang.
===================================================================

Mang Endim menatapku sambil bertanya : Den.... kenapa itu kuda-nya jadi kecil, dikemanain kuda Australi nya....? Hehehe.. ya gitu mang, kuda yang dulu saya jual, lagi butuh mang buat sehari-hari. Wah sayang ya den, padahal kudanya bagus tuh...... sambil menepuk-nepuk leher kuda ku ia seperti memeriksa. Iya mang, nyesel juga saya jual tapi gimana lagi atuh... semua serba seret sekarangmah, sambil menghibur diri saya arahkan kami ke sebuah warung kopi di perhentian jalan ini..............
Setelah setengah gelas kopi mang Endim hirup, sambil menarik dalam rokoknya dia berujar : Den..... betapa apa yang kita rasa adalah rejeki dan anugrah dari Sang Khalik, dan apa yang kita punya adalah titipan dari Nya. Jadi jangan pernah merasa kita tidak diperhatikan olehNya ketika apa yang kita punya dan kita sukai tiba-tiba diambil oleh yang punya Nya, karena itu memang bukan rejeki kita atau pernah menjadi rejeki kita tapi diambil lagi sama yang ngasihnya.. gitu kan den....? dengan kata lainmah : yang ngasih kuda ke aden dulu sudah menganggap aden cukup pake itu kuda, jadi diambil lagi.. hehehe
Hampir tersedak aku oleh kopi ini..... Makasih mang.....
===================================================================
Read On 34 komentar

Pasar Politik

Kamis, Juni 18, 2009

gambarnya dari pasar gugel

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “pasar” diartikan sebagai :
1 n tempat orang berjual beli; pekan: Ibu pergi ke -- untuk berbelanja; 2 Ek kekuatan penawaran dan permintaan, tempat penjual yg ingin menukar barang atau jasa dng uang, dan pembeli yg ingin menukar uang dng barang atau jasa; 3 a Ling dipakai dl pergaulan sehari-hari (tt bahasa yg kurang baik tata bahasanya, pilihan katanya, dsb): bahasa --; bahasa Melayu;

Ribet juga ya definisinya, trus ngapain sih kita bahas pasar?.........Eit.. jangan salah sekarang area itu tidak hanya menjadi tempat favorit pedagang dan pembeli, tapi sudah menjadi tempat terfavorit para CAPRES dan CAWAPRES untuk berjualan .
Naaah... si seksi pasar ini sekarang jadi tempat berlomba para CAPRES dan CAWAPRES melampiaskan hasrat mendulang (mengemis) simpati, tempat yang nyaman untuk mengobral dan mendiskon janji-janji muluk kepada massa yang ada dan satu lagi pasar mereka jadikan pembuktian mini bahwa ekonomi yang mereka usung adalah ekonomi pro-rakyat..... weeeh.... hebat banget ni pasar yaks...

Naaah.. kita lihat tuh definisi nomor 2, mestinya bukan hanya obral janji, mengemis simpati dan ajang area pro rakyat kecil mereka datangi pasar.. lebih dari itu mereka harus mampu memberikan penawaran program, visi dan misi; menjual dengan harga sepadan atas intelektual mereka dengan kapabiliti menjadi PRES-WAPRES; dan yang paling penting biasakanlah berdiskusi dan berdebat... naaah itu baru mantav tuh... baru namanya CAPRES-CAWAPRES yang mendarat di negeri ini.
Tah... mendingan gini yang den... kampanye di pasar.. jadi kan dagangan mamang juga ikut diborong dan cepet abis..... wey... ternyata mang Endim yang ngomong, rupanya sekarang dia lagi khusyu berprofesi baru sebagai pedagang kangkung di emperan pasar yang saat ini sedang dikunjunggi salah satu CAPRES... mendingan gimana mang? ... iya mendingan gini bikin para pedagang seneng, bikin rakyat tahu ooooo.. itu si A teh... ooo itu si B teh..... terus ditanya kurang apa di sini ... pengen dibangunin apa lagi di sini... terus diborong deh dagangannya.....daripada kampanye saling sindir, saling ngaku, saling jelek-jelekin .. lama-lama saling pukul atuh.... bikin tambah bingung mamang den.....

Hahaha.... pemikiran sederhana yang menarik. Hebat mang lah............
Read On 36 komentar

INDAHNYA BERSAHABAT

Jumat, Juni 12, 2009
Gambar dari Sahabat Google

And I
Never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you
And if I should ever go away
Well then close your eyes and try to feel the way we do today
And than if you can't remember.....
Keep smilin', Keep shinin'
Knowin' you can always count on me
for sure
that's what friends are for
In good times, And bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Well you came and open me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you....
........... Ohhh and then
For the times when we're apart
Well just close your eyes and know
These words are comming from my heart
And then if you can't remember....Ohhhhh (That's what Friend are for: by Stevie Wonder)


Mengapa dunia diciptakan bulat? ....................
Mungkin itu pertanyaan yang tidak penting bagi kita untuk dijawab, ya sekedar menjawab sekenanya bisa jadi menghibur sang penanya.

Tapi, mengapa kita tidak melihat dengan kacamata kita sebagai makhluk Tuhan, Tuhan menciptakan dunia (bahkan mungkin planet-planet di gugusan galaksi lain) berbentuk bulat mungkin sebagai simbul “keterkaitan satu dengan lainnya”. Jika kita membentuk sebuah lingkaran dengan rantai manusia maka bukankan semua itu akan saling terkait? Satu sama lain akan saling terhubung dengan baik, rapi dan indah dipandang mata.

Bersahabat adalah kata lain dari lingkaran bulat itu, sesama manusia adalah sahabat, semakin kuat ikatan lingkaran itu maka akan semakin kuat juga lingkaran bulat (dunia) ini. Tapi satu syarat mutlak dalam membuat lingkaran ini semakin kuat adalah keinginan kita untuk saling membagi kekuatan, kelemahan, kekayaan, kemiskinan, kemampuan, ketidak-mampuan dan berbagai apa yang kita punya untuk diikatkan dalam lingkaran bulat ini.

Sahabat..... terima kasih untuk semuanya
Terima kasih untuk telah menjadi hakim dikala aku salah
Terima kasih untuk telah menjadi bara di saat kebekuan melanda jiwa
Terima kasih untuk telah menjadi badut ketika aku butuh tertawa
Terima kasih untuk telah menjadi patung ketika aku butuh memaki
Terima kasih untuk telah menjadi bagian dari hidupku
Read On 49 komentar

Apa Artinya Sebuah Nama

Senin, Juni 08, 2009

Gambar ini dikasih sama mbah Gugel

Kenapa orang sunda namanya kebanyakan berulang di akhir suku kata nama awal dan belakang, misal Ani Suhaeni, Dada Rosada, Neni Rostiani.... ?
Sebagei pituin (bahasa : asli) sunda semar juga ga tau tuh.. kenapa....hehehe... mungkin karena kebanyakan orang sunda seneng yang simpel dan mudah diinget orang, tuh buktinya banyak artis sunda yang namanya ribet di ganti biar lebih mudah diinget orang hehehe.. ah itumah biar tenar aja kaleee..

Ada cerita tentang pengulangan suku kata ini :
Namanya mang Endim (sebut saja demikian), dia seorang multi profesi dengan multi talenta, pekerjaannya tidak hanya sebagai buruh tani tapi dia melintas juga menjadi pedagang buah di pasar atau bahkan sekali waktu menjadi penjaja gorden, hebatnya lagi terkadang dia juga ngamen suling di perempatan kota.
Selain multi profesi mang Endim juga multi karya.. buktinya di umur perkawinannya yang baru menginjak 15 tahun, bi Eti sang istri sudah memberikan anak sebanyak 10.. wuihhhh.. benar-benar multi karya.. hahaha
Nah mang Endim ini termasuk orang yang ingin nama-nama anaknya mudah diingat, lihatlah deretan nama anaknya : Tata Nandita, Rani Purwani, Didi Tarmidi, Nani Witarni, Jaja Sutarja, Ima Sutrima, Dani Ramdani, Dita Andita, Nana Taryana dan Ningsih Rustiningsih.... mantav mang...

Sekarang mang Endim lagi duduk termenung di sebuah rumah makan di depan puskemas desanya setelah tadi malam begadang menunggu kelahiran anak yang ke-11 wehhhh...., termenung mikirin biaya persalinan ya mang....? ah engga Cuma bingung aja tuh CAPRES-CAWAPRES kan sudah pada kaya kenapa masih mau jadi PRES-WAPRES ya.. coba uangnya buat mamang kan bisa dijadiin modal bikin tambak ikan patin... hihihi sambil nyruput kopi item dia berujar... waaahhh.. selamat ya mang anaknya udah lahir, namanya siapa mang?.. o iya sama-sama, nah itu juga yang bikin mamang bingung suster sudah nanyain nama anaknya buat bikin akte kelahiran, mamang pengen namanya mirip-mirip kayak kakak2nya... apa ya....? matanya menerawang,.... lama... akhirnya setelah melihat daftar menu yang menempel di dinding rumah makan, dia tersenyum lalu berpamitan... eh udah dulu ya.. mamang sudah punya nama mau kasih tau suster......
Bu suster.. namanya sudah ada.... ICEU JUWICEU.....

Hahaha.... rupanya mang Endim terinspirasi salah satu menu minuman di rumah makan tadi...
Dah ah.. maafkan saya mang Endim...
(jika ada nama yang tertulis di atas, maafin yaks hihihihi... just kidding.. cape liatin berita-berita yang bikin panas.....)
Read On 41 komentar

(Nyanyian Ujung Gang ) dan Hari Lingkungan Hidup

Sabtu, Juni 06, 2009

gambardiambil dari http://www.walhi.or.id/


Menangis embun pagi yang tak lagi bersih
Jubahnya yang putih tak berseri ternoda
Daun daun mulai segan menerima
Apa daya tetes embun terus berjatuhan
Mengalir sungai sungai plastik jantung kota
Menjadi hiasan yang harusnya tak ada
Udara penuh dengan serbuk tembaga
Topeng topeng pelindung harus dikenakan

Ini desaku
Ini kotaku
Ini negeriku
Ya

Robot robot bernyawa tersenyum menyapaku
Selamat datang kawan di belantara batu
Kulanjutkan melangkah antara bising malam
Mencari tempat mencari harapan

Aku melihat
Aku bertanya
Aku terluka
Ya

Wahai kawan hei kawan bangunlah dari tidurmu
Masih ada waktu untuk kita berbuat
Luka di bumi ini milik bersama
Buanglah mimpi mimpi
Buanglah mimpi mimpi


Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)

Sekedar ikut berpartisipasi memperingati Hari Lingkungan Hidup tanggal 5 Juni kemarin, syair di atas bisa kita anggap sebagai sarana pengingat bahwa bumi ini bukan warisan dari nenek moyang tapi titipan dari anak cucu kita

Betapa terhenyak kita melihat kerusakan bumi Indonesia ini kabar terakhir kerusakan hutan di Indonesia hampir sama dengan 3 kali lapangan sepak bola setiap jam nya... wuihhh...
Sekilas saya cuplikan siaran pers dari http://www.walhi.or.id/ dalam siaran pers yang disampaikan oleh Berry Nahdian Forqan – Direktur Eksekutif Nasional WALHI.

Beragam permasalahan lingkungan hidup di Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan perubahan mendasar, dimulai dengan melahirkan sebuah peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan sumberdaya alam yang secara komprehensif, berkeadilan ekologis dan berpihak kepada rakyat. Kasus lumpur Lapindo sebagai sebuah potret dari industrialisasi Indonesia merupakan kegagalan Indonesia dalam melakukan pengelolaan kekayaan alam dan memberikan jaminan keselamatan bagi rakyat. Setiap tahunnya, lebih dari 2 juta hektar hutan indonesia musnah. Ratusan spesies binatang yang sejak tahun 1970an berbagi hidup dengan kita sekarang tidak ada lagi. Lebih dari 85 persen kualitas Daerah Aliran Sungai merosot tajam. Angka kemiskinan nyaris mencapai separuh jumlah penduduk Indonesia, dimana mayoritas diantaranya justru berada pada kantung-kantung ekstraksi sumberdaya alam. Indonesia membutuhkan Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki visi, misi dan program yang lebih konkret dalam mewujudkan keadilan ekologis, dan berani untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui pengelolaan kekayaan alam berbasis rakyat, berprespektif bioregionalism dan berkeadilan ekologis.

Nah sobat modernisasi memang perlu, membangun hutan beton untuk medernisasi-pun sama perlunya, tapi sadarkan kita bahwa bumi juga perlu hutan yang betul-betul hutan guna memutar udara pengap modernisasi yang kita ciptakan ini.
Semoga bermanfaat.... sekedar berwacana jika berkenan isi polling di kanan atas postingan ini ya....
Read On 19 komentar

Just wait for me in front of VINCCI Store ....

Jumat, Juni 05, 2009










Just wait for me in front of VINCCI Store ....
Kalimat itu terus kutatap dalam seperjalanan dari tempat menginapku, setengah tak percaya, ternyata ia masih sanggup mengetik kalimat itu setelah liku dan hampanya sapa yang terlewati. Hingga akhirnya sembari menerawang aku masuk ke dalam hutan beton itu, masih berkecamuk rasa di dada ini .........

Ragu dan takut itu sirna seketika sapa lembutnya menyeruak membangkitkan aku dari lamunan. Hmmmm .. ya iya masih seperti dulu selalu ceria dan lembut tak berubah, lalu manusia di sekitar kami seolah tak ada sesaat.

Dear... I’m just.... surprising ... that ... we can see... hanya itu kata gagap yang aku bisa keluarkan disela bersalaman.. ia hanya tersenyum sembari menanyaiku kabar.
Lalu berderetlah cerita lawas kami dan betapa terhenyak aku ketika manisnya hidup ia telah banyak berganti dengan kepedihan yang berat.. sungguh aku rasakan itu...
Lalu kamipun saling menularkan semangat.... ya hanya itu yang aku bisa lakukan untukmu....
Hidup tak selalu dalam rencana kita, rencana yang lebih Maha akan menuntun kita hingga kebatas senja hidup ini. Mohonlah agar Sang Maha memberikan rencana yang terbaik buat kita.

Keep it up by your self dear ...... try to change your sadness with the hapiness, You still have yours and keep it up ....

18 Mei 2009, SURIA - KL
Read On 15 komentar

Semar Ngawakwak ..... #1

Rabu, Juni 03, 2009



Sambil ngasih makan ikan semar ngawakwak (bahasa : berceloteh)....... :

Salah satu pasangan CAPRES - CAWAPRES yang menggembar-gemborkan pemerintahan mandiri yang mementingkan produksi dalam negeri, bahkan boleh dibilang anti bantuan Luar Negeri dalam pembuatan iklannya memakai sutradara seorang WNA...
 weks gimana ini teh... emang sutradara lokal pada ga bisa buat tema “pasangan wong cilik” yaks ...

CAPRES - CAWAPRES semakin sibuk menarik simpati massa, ada yang berkunjung ke Kyai2 ada juga yang datang ke pasar tradisional
 dijamin ga neh kalo nanti dah jadi PRES-WAPRES melakukan kegiatan serupa.... ?

DPR membuat hak angket atas permasalahan DPT Pemilu Legislatif 2009 ini (telaaaaat uy.......)
 wah kalo tembus terus gimana dong, nanti LEG-LEG yang duduk di DPR bisa dicopot gitu...

Siapa yang paling diuntungkan dengan masa kampanye CAPRES-CAWAPRES sekarang ini, rakyat...? bukan..., yang paling diuntungkan adalah Media Massa, coba bayangkan untuk sekali tampil dalam sebuah debat kampanye harga iklan naik 15% dan anehnya jumlah iklan yang ngantri makin banyak
 nah lho... cepetan bikin bisnis baru.. stasiun TV ato koran..

Dalam sebuah wawancara TV Mentri Pertahanan Malaysia mengakui bahwa telah terjadi pelanggaran batas dengan masuknya kapal patroli mereka ke wilayah NKRI di wilayah Amabalat, tapi anehnya seorang staff DEPLU RI malah menjelaskan bahwa batas wilayah tersebut belum final
 weeeks..... gimana ini... bingung... capeeee deee..

Manohara belum visum bekas KDRT-nya, dia sibuk menerima wawancara dari berbagai media massa
 waduuh kumaha atuh neng.... katanya mau nuntut mantan tapi kalo belom divisum gimana coba.. ?

Hihihi.. udah dulu ah takut dosa ngomongin orang terus...
Read On 34 komentar

Semar .. Ambalat .. Manohara

Senin, Juni 01, 2009



Alhamdulillah.. sang belahan jiwa berangsur pulih.... matanya sudah bersorot tajam kembali menggatikan sembab seminggu lamannya.. terika kasih untuk sobat-sobat yang dengan ikhlas memberikan doa dan bantuannya guna kesembuhan sang belahan jiwa.

Hehehe... sekedar pakaulan (Bahasa : Nazar), semar posting aritkel ini, anehnya berututan banget kejadiannya. Hihihi... semar dines di Malaysia... pulang ke Indonesia.. eh Ambalat menghangat lagi.. bahkan sampe ada aksi kejar-kejaran antara kapal perang kita dan kapal perang Diraja Malaysia dan yang terakhir adalah kabur/pulangnya sang mantu raja Kelantan, Manohara.

Hmmm... sepertinya fenomena hubungan bangsa serumpun ini tak pernah indah belakangan ini, namun anehnya di tingkat atas pemerintahan masalah-masalah ini hanya dianggap kerikil kecil dari sebuah hubungan antar bangsa, tidak ada forum kerjasama bahkan tidak ada solusi terbaik untuk setiap masalah.
Lebih aneh lagi adalah, masyarakat Malaysia hampir sebagian besar tidak tahu isyu2 hangat ini, entah memang nereka apatis tentang hubungan diplomatik atau tidak terlalu merisaukan apa yang terjadi.
Masalah ini menjadi lebih rumit ketika kita singgungkan dengan saling ketergantungan antara dua bangsa ini. Salah seorang rekan Semar di Malaysia pernah berujar : Mungkin Malaysia tak akan maju sepert i sekarang ini jika tidak ada TKI-TKW dari Indonesia... nah lho....

Jika boleh ditafsirkan :

Kasus Ambalat adalah cermin betapa untuk skala kedaulatan bangsa kita sudah tidak dihormati lagi oleh bangsa serumpun ini ==> tapi usaha kita belum maksimal dalam penyelesaian masalah ini, mestinya para petinggi negeri lebih mengedepankan strategi diplomatik di tingkat internasioanal jika Ambalat tidak ingin menjadi kasus Sipadan-Ligitan yang kedua

Kasus Manohara adalah gambaran betapa sisi kemanusiaan WNI dicabik dan direndahkan padahal mereka maju karena kita ==> tapi kita seharusnya punya kuasa lebih atas keselamatan setiap WNI yang ada di Malaysia, lucu memang dari sekian juta TKI-TKW di Malaysia sana tidak ada satupun badan Koordinasi atau sejenisnya yang memayungi mereka, kita kalah oleh Tenaga Kerja dari Thailand yang ada di Malaysia misalnya, mereka punya Forum Komunikasi dan bahkan bisa menyewa pengacara mahal ketika ada kasus atas warga pekerja mereka.

Hmmm... lalu siapa yang salah kalau begini..?
Read On 29 komentar

Tetap Bertaut

Share/Save/Bookmark

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner



RSSMicro FeedRank Results

PageRank My BlogCatalog BlogRank

Multiply the traffic to your website... FREE

Dukung Semar di....


100 Blog Indonesia Terbaik
Top Global Site

Kemenakan Semar


Wadya Balad Semar

Semua Link dan Banner ada di dalam gambar ini, silahkan klik....

Wadya Mahkota Semar

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya letakan Award dari sobat semua dalam gambar di bawah ini, silahkan di-klik jika berkenan melihatnya :

Bertukar Link

Banner Link

Photobucket
Text Link

Yang Paling Berkata Bebas

Yang Sudah Berkata Bebas