
Sing seredet hate ( baca: menyayat hati) ketika kita mengingat seseorang yang kita sayang ntah itu teman ,atau sahabat mungkin juga seorang kekasih...menghilang begitu saja tanpa ada jejak dan pesan,seperti mencari jarum didalam rumput yang terselip...ntah dimana.Semarwati kehilangan teman SD yang sampai saat ini tak pernah bersua ,pernah setelah SMU kami bertemu kembali dan itupun hanya kebetulan.Dan bertemu disalah satu temanku dan ternyata temannya juga.Setelah itu kami tak saling bersua kembali .Mungkin karena keberadaanku yang jauh ditempat perantauan.Yang membuat kami sulit untuk bertemu .Hubungan seolah terputus begitu saja.Dulu kami berdua sudah seperti kakak beradik ...untuk hanya sekedar mengingat dan mengenang aja ya hehehe....Semarwati ingat sesuatu tentang dia ,kalo semarwati diikat kuncir dua rambutnya diapun pasti harus dikuncir pula ..intinya langkah kami seirama,sampai mandipun bareng-bareng...hehe..tapi itu kan waktu masa kecil ...kalo udah gede mana mungkin iihh...hihihi.
Itulah perputaran roda kehidupan yang membawa kita kealinea lembaran demi lembaran yang berbeda,tak pernah dan tak akan ada yang sama persis ,dari kejadian demi kejadian yang terjadi walau hanya sedetik.Penyesalan akan tiada arti bila kita ingin menengok kearah belakang ,seandainya kita menyadari arti kehidupan yang hakiki.Mungkin bila hanya untuk mengenang saja ,memasuki ruang masa lalu yang indah .Biasa terjadi dan masuk keruang rindu.Yang membuat kita tersenyum-senyum sendiri ( tapi hati-hati jangan sampai ada orang lain tahu ya kita senyum2 sendiri....ntar dikira orang gila baru hihihi ).Seperti saat ini Semarwati sedang memasuki ruang rindu yang dahsyat ,mengenang indah waktu masa kecil dengan sahabat yang menghilang tanpa pesan.Duuuh...,rasanya hati ini tersayat pilu mengingatnya...
Semarwati jadi ingat salah satu ayat dalam Al-Quran tentang perputaran waktu..yang menyadarkan arti dari kehidupan yang hakiki ....`````
Kita menjadi sadar, bahwa yang disebut sejam sama dengan 60 menit, sehari sama dengan 24 jam, atau setahun sama dengan 360 hari karena ada patokan-patokan berupa saat terbit dan tenggelamnya matahari, atau kesadaran perputaran bumi terhadap matahari. Hal ini, sebelumnya telah ditegaskan oleh Allah: "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu)........bagian Surat Yunus (10) ayat 5.
Hanya sekedar perenungan dan jamuan alakadarnya dari Semarwati buat tamu yang berkunjung ke Semar yang belum pulang-pulang...hehe.
















2009 November 5 20:44
sip. membuat ingat waktu, umur dan dosa :P
2009 November 6 06:09
waktu semakin berlalu
kita lupa akan semua yang mengiri dan akibatnya
gut post mas semar
keep spirits
2009 November 6 08:13
waktu lalu bukannya untuk disesali atau sekedar di kenang semata tapi untuk menjadikan diri termotivasi semakin maju;)
2009 November 6 11:00
Senang membaca artikel anda, nuansa hati + pikiran langsung menuju masa lampau yang indah dalam lamunan mulai kecil sampai meninggalkan rumah begitu lama waktu terasa, ketika lamunan ini menuju waktu sekarang begitu cepat berjalan tanpa bisa dicegah dan diputar kembali! Dan ketika sadar dari lamunan, baru sadar kalau masih di rumah semar he he he, mohon pamit mbah!
2009 November 7 00:58
Emang kalo yang namanya masa lalu, pasti banyak kenangan yang bisa bikin sedih, bisa bikin seneng, pokoknya lengkap dech, kadang juga jadi pengen semua balik lagi :)
Untung sekarang teknologi dah sedikit mendukung jadi kita bisa ketemu lagi dengan temen2 lama via FB atau FS dan lain2 :)
Regards,
Ghustie Samosir
www.hanyainfo.blogspot.com
Bisnis internet dengan modal hanya 10 ribu rupiah : KLIK DISINI dan DISINI
2009 November 9 11:54
saya penggemar blog semar ini, tapi belakangan saya amati niche-nya bergeser. Kalau boleh saya katakan saya suka dengan niche bebas nya semar yang dulu-dulu, ga kaku tapi sarat makna.
memang berpindah pengelola ya.. ?
sebelumnya mohon maaf
2009 November 9 13:01
@ Anonim : memang benar sekali semar sementara waktu dikelola yg lain ,dikarenakan semarnya ada kesibukan didunia nyata...dan saya dipercayakan untuk mengelola ..walau saya sangat keberatan atas penawaran ini,karena saya bukan semar dan dipaksa harus jadi semar ..ya..tidak bisa ,tapi dengan memaksakan saya mengelola walau dengan tidak percaya diri ,maka dari itu link saya dicantumkan dengan sengaja agar mereka tahu kalo ini bukan karya semar...khawatir niche-nya semar akan hilang karena terkubur oleh tulisan saya ...
untuk penggemar blog semar saya mohon maaf yg sebesar2nya tidak dapat memenuhi karakter semar dengan tulisan saya...tapi walaupun bagaimana sayapun berterimakasih kepada semar yg telah mempercayakan saya dengan besar.
insyaallah tidak akan lama lagi semar akan kembali untuk penggemarnya.
*Untuk Anonim saya haturkan terimakasih banyak yg sebesar2nya atas koreksinya.
2009 November 9 16:27
Tapi kayaknya karakteristik semarwati nggak kalah serunya juga sih, ama kang Semar.
Salam hormatku buat kang Semar.
Untuk Semarwati... Semangat dan sukses terus.
2009 November 9 16:37
@Seti@wan : Makasih banyak saya haturkan atas suportnya bang...*_*
2009 November 10 05:00
haduh mumet terjebak di dalam perputaran waktu, haduh kapan berhentinya inih *kliyeng-kliyeng* hihihi:p
2009 November 15 11:12
Juga mengingatkan buat yang lama tak berkunjung ke Semar ...
2009 November 22 10:50
Salam kenal teteh Semarwati...
Sangat menyenangkan yang tersisa dari seorang sahabat adalah yang maniez saja... paling tidak akan menjadi kenangan maniez seumur hidup...
Tetapi sangat menyakitkan bila yang tersisa dari seorang yang kita sebut sahabat, ternyata pada kenyataannya kita disadarkan bahwa dia bukanlah sahabat yang baik.... dan yang akan terkenang seumur hidup adalah sakit hatinya.... *peurrriiihhh dot com*.
Apa harus disesali?
Poskan Komentar
Berkata-kata lah dengan bijak dan membuat arti, jangan takut untuk berdebat. Lebih sempurna jika menggunakan Nama dan URL sobat